SENDANGTIRTO (19/01/2024) – Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Balai Kalurahan Sendangtirto, yang dilaksanakan oleh Puskesmas Berbah bekerja sama dengan kader Kalurahan Sendangtirto, telah sukses menyasar anak-anak usia 0 hingga 7 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan berbagai kelompok usia yang berbeda.

Pada hari pertama, Rabu (17 Januari 2024), sejumlah siswa dari TK dan Sekolah Dasar di wilayah Kalurahan Sendangtirto antusias mengikuti kegiatan imunisasi polio. Sementara itu, pada hari kedua, Kamis (18 januari 2024), giliran bayi di bawah lima tahun (balita) dari 18 Padukuhan di Sendangtirto yang mendapatkan perlindungan melalui imunisasi polio.

Pemberian imunisasi polio dilakukan secara berkala, dimana dosis kedua akan diberikan 30 hari setelah dosis pertama. Ini merupakan langkah preventif yang efektif mengingat Polio atau Poliomielitis merupakan penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus Polio. Penyakit ini dapat menyerang sistem saraf dan mengakibatkan kelumpuhan, namun dapat dicegah dengan imunisasi polio.

Dwi Sulistyo, Kamituwa Sendangtirto, menyatakan, “Dengan adanya Sub PIB Polio diharapkan tidak ada kasus polio yang terjadi khususnya di wilayah Sendangtirto.” Hal ini menjadi semakin penting karena adanya temuan kasus polio di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kementerian Kesehatan RI pun menginstruksikan pelaksanaan imunisasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta Kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten.

Pada kegiatan dua hari ini, sebanyak 1917 anak berhasil mendapatkan imunisasi, dengan rincian 935 anak pada hari pertama dan 982 anak pada hari kedua.

Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader, petugas kesehatan, dan masyarakat yang turut mendukung Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio ini, sebagai bentuk kolaborasi untuk menjaga kesehatan anak-anak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. FIT